Skandal cinta Rossa dan Gubernur Kal-Sel, H Rudi Arifin
March 30, 2008
Rossa, penyanyi lagu Soundtrack “Ayat-Ayat Cinta” terlihat ber-duet dengan mesra bersama Gubernur Kal-Sel, Yth Bp H Rudi Arifin di Grand Palace Restaurant, Banjarmasin.
Keduanya tampak menyanyikan lagu mesra di depan gemerlapnya sorotan lampu panggung dari Grand Palace Restaurant.
Eits, tunggu dulu! Sebelum menyebarkan gossip yang tidak-tidak, baca dulu sampai selesai (inget kan? waktu sekolah disuruh baca soal ulangan sampai selesai dulu baru dijawab? tidak sia-sia diajarin begitu).
Rossa dan Bp Gubernur ternyata sedang memeriahkan acara HUT ke 44 Bank Pembangunan Daerah (baca: BPD) Kal-Sel. Rossa melantunkan lagu Ayat-ayat Cinta dengan merdunya, diiringi oleh sikapnya yang sangat ramah dan canda tawanya, membuat hadirin yang hadir malam hari itu terpana (termasuk saya yang belum pernah menyaksikan live show nya Rossa). Sungguh sebuah kejutan dari BPD.
Turut hadir Kapolda Banjarmasin, Yth Bp Brigjen Halba R Lubis, juga menyumbangkan suara emasnya pada malam hari itu. Namun yang membuat malam itu berbeda adalah suasana santai yang tercipta, meskipun yang hadir di acara ini adalah tokoh-tokoh ternama kota Banjarmasin. Guyonan dilemparkan satu sama lain, nyanyian yang bersahutan, lantunan suara merdu para pegawai bank BPD, para tokoh besar kota Banjarmasin, ditambah keramahan Rossa, membuat malam itu terasa santai.
Sangat berbeda dengan acara-acara resmi pada umumnya dimana tokoh-tokoh penting (seperti Gubernur, Walikota, Kapolda, dll) “dimanjakan” dan “dielu-elukan” hanya karena jabatan. Malam itu, semua seakan sama, yaitu sama-sama urang Banjar yang berkumpul untuk menikmati HUT BPD.
Pendapat saya pribadi, sikap inilah yang tepat untuk mendekatkan diri ke masyarakat. Sikap low-profile, melebur dengan masyarakat, dan tidak angkuh karena jabatan adalah kunci kesuksesan seorang Pemimpin daerah yang sukses. Diharapkan agar acara-acara serupa, dimana tercipta suasana relax, santai dan casual dapat terus berlangsung.
Indonesia had enough riots, emotional outbreaks, corruptions and then some more. Maybe it’s time to live life to the full, correct our wrongs, and start doing the right things, before karma kicks our butt from the back. Janganlah menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Janganlah menghujat, meneror, memperbodoh, apalagi memfitnah orang tak bersalah hanya demi kepentingan pribadi. Haruskah kita memulai gerakan Indonesia Damai dan Bersih (baca: IDIH) 2008?
Sayang saya tidak sempat berfoto dengan Rossa. BPD, kapan neh ngundang Sandra Dewi ke Banjar?
PS: Gambar courtesy dari Banjarmasin Post
Posted in 



March 30th, 2008 at 11:04 pm
Menunggu gubernur nonton XLarge hahahaha =P
March 31st, 2008 at 10:29 am
XLarge? Jangankan gubernur, kk aja blm tau itu film. Apaan tuh? Yang ada si Jamie itu yah?
March 31st, 2008 at 9:11 pm
yang ada si aming, tora bla bla…
lucu banar tu film.. =D
*hdk ciskekk kah?* **winkkk**