Sekretaris Nakal
May 29, 2008
Dua minggu yang lalu merupakan ulang tahunku yang ke-35 dan mood ku
tidak terlalu baik pada pagi itu.Aku turun untuk sarapan dengan harapan istriku akan mengucapkan dengan penuh sukacita “Selamat Ulang Tahun suamiku tersayang” dan mungkin saja
dengan sebuah kado ulang tahun untukku.
Waktu berlalu dan bahkan dia tidak mengucapkan selamat pagi.Aku berpikir, ya, itulah istri, tapi mungkin anak-anakku akan mengingat kalau hari ini aku berulang tahun.Anak-anak datang ke meja makan untuk sarapan namun mereka juga tidak
mengatakan satu patah katapun. Akhirnya aku berangkat ke kantor dengan perasaan penuh kecewa dan sedih.Ketika aku masuk ke ruangan, sekertarisku, Janet, menyapaku “Selamat pagi Boss, Selamat Ulang Tahun”. Dan akhirnya aku merasa sedikit terobati mengetahui ada seseorang yang mengingat hari ulang tahunku.
Aku bekerja sampai tengah hari dan kemudian Janet mengetuk pintu ruanganku dan berkata “Apakah Anda tidak menyadari bahwa hari ini begitu cerah diluar dan hari ini adalah hari ulang tahun Anda, mari kita pergi makan siang, hanya kita berdua”.
Aku berkata “Wow, itu adalah perkataan yang luar biasa yang saya dengar hari ini, mari kita pergi”.
Kami berdua pergi makan siang. Kami tidak pergi ke tempat dimana kami biasanya makan siang, tetapi kami pergi ke tempat yang sepi. Kami memesan 2 botol martini dan sangat menikmati makan siang kami.
Dalam perjalanan pulang ke kantor, dia berkata, “Anda tahu ini adalah hari
yang begitu indah, Kita tidak perlu kembali ke kantor kan ?”Tidak perlu, saya pikir tidak perlu, jawabku. Lalu dia mengajak saya untuk mampir ke apartemennya.
Setelah tiba di apartemennya, dia berkata, “Boss, jika Anda tidak keberatan, saya akan pergi ke ruang tidur dan melepaskan sesuatu agar lebih nyaman”.
Tentu saja sahutku dengan gembira.
Dia pergi kekamar tidur dan kira-kira enam menit kemudian dia keluar membawa kue ulang tahun yang besar diiringi oleh istri, anak-anakku
dan sejumlah rekan kerja kami sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.Aku hanya duduk terpaku disana.
Di sebuah sofa panjang…
Telanjang tanpa sehelai benang…
Pelajarannya? Tunggu dulu sampai benar-benar buka baju, baru buka baju juga. AHAHAHAHAHA. Nahh.. I’m kidding 
via kaskus
Posted in 



May 30th, 2008 at 6:12 pm
AHEUHAUHE menggambarkan elu banget si tuh boss nyonk HEUHAUEHUAEH…just kidding…kocak kocak…:)
May 30th, 2008 at 9:27 pm
enak aja lo hehehe konyol kan? gw aja membaca sambil terbahak bahak kekeke
May 30th, 2008 at 11:27 pm
iya neh… gue kira kisah nyata indra… dan masi gue yakin ini kisah nyata indra jg hahaha
May 31st, 2008 at 12:04 am
hhahahaha gw ga bisa bayangin deh reaksi istri & anak2nya waktu itu…. jangan2 ini obsesi loe dra?
May 31st, 2008 at 7:47 am
@Sino:sshhh! jangan cerita” soal pengalaman gw di oz dunk sin! (apaaa coba)
@Fun:obsesi gw? obsesi gw mah ga segitunya.. lebih punya TASTE! hahaha
June 3rd, 2008 at 2:08 pm
makanya jangan asal “LAHAP” hahahahaha
Masih berlaku nggak ya ? pribahasa….Kucing kok disodori ikan asin? hahahahaha
Peringatan bagi para suami..(indra belum jadi suami lho…”pembelaan bunda mode on” wakekekeke
June 3rd, 2008 at 2:54 pm
eits..lama g ol kok gini ya? pengalaman d oz apa’an?
hayooo… u got a confession to make, hahahaha..
June 3rd, 2008 at 6:23 pm
bahhh..
kecewa guee..
baru aja g mau ngata2in loe di fs..
g qra loe dah bangkot umur 35.
wot mite be shocking for u is…
i actually believed dat u ARE at the age of 35 LOL !!!
damn hillarious bro ! hahaha..
June 3rd, 2008 at 6:44 pm
@mum
hahah yea.. untuk suami” nakal.. agar berpikir lebih hati” hahahaha
@cen
hence the ending “apaaa cobaa..”
@yurica
enak aja lo. gw muda tau! gile.. 35 dari hongkong! hahaha
June 6th, 2008 at 1:21 pm
[...] lama setelah cerita Sekretaris Nakal saya, saya ketemu cerita lain tentang Sekretaris, cuma dengan flavour berbeda (lebih punya [...]